Cicilanmu masih aman,
atau diam-diam berbahaya?
Hitung berapa persen gaji yang telan cicilan — KPR, kendaraan, pinjaman, sampai kartu kredit. 30 detik, verdict instan, tanpa daftar.
Hitung keadaanmu
Semua dihitung di browser-mu — angkanya tidak dikirim ke mana-mana.
Bagikan hasilnya
Kenapa 30% itu angka sakti
Lembaga pembiayaan tidak menebak-nebak saat menilai pengajuan kreditmu. Angka pertama yang mereka hitung adalah Debt-to-Income ratio (DTI) — total cicilan bulanan dibanding gaji. Aturannya: di bawah 30% kamu dianggap sehat, 30–40% waspada, di atas 40% rawan ditolak atau dianggap berisiko.
Kenapa 30%? Karena 70% sisanya harus menutup makan, transportasi, anak, dan hal tak terduga. Semakin tipis bantalan itu, semakin mudah satu kejadian — PHK, sakit, perbaikan mobil — mendorongmu ambil utang baru untuk hidup. Di titik itu lingkaran utang dimulai.
Batasnya dalam angka
| DTI | Zona | Yang sebaiknya dilakukan |
|---|---|---|
| ≤ 30% | Aman | Pertahankan; bangun dana darurat 6× pengeluaran bulanan |
| 30–40% | Waspada | Berhenti menambah utang; lunasi bunga tertinggi lebih dulu |
| > 40% | Berisiko | Restrukturisasi resmi; bekukan utang baru total |
Tiga kesalahan yang paling sering
Satu — menghitung cicilan satu-satu. Pinjol Rp400 ribu terasa kecil, paylater Rp300 ribu “sekali ini saja”. Dijumlahkan, bisa jadi Rp2 juta yang tidak pernah kamu sadari. Kalkulator di atas menghitung semuanya sekaligus.
Dua — lupa tagihan kartu kredit berjalan. Limit bukan uangmu; yang memotong gaji adalah tagihan bulan ini. Itu sebabnya kami menanyakan status kartu kreditmu secara terpisah.
Tiga — berhitung pakai gaji yang akan datang. “Nanti kalau naik jabatan” adalah resep klasik terjebak. Hitung dengan gaji hari ini.
Kalau sudah masuk zona berisiko
Urutannya: daftar semua utang beserta bunganya dalam satu tabel → lunasi bunga tertinggi dulu (biasanya pinjol dan kartu kredit; bunga kartu dibatasi maksimal 1,75% per bulan oleh Bank Indonesia) sambil tetap bayar minimum yang lain → negosiasi restrukturisasi dengan kreditor resmi terdaftar OJK → bekukan utang baru sampai DTI kembali di bawah 30%.
Pertanyaan umum
Hitungnya pakai gaji kotor atau bersih?
Gaji bersih yang benar-benar masuk rekening — itulah yang membayar cicilan.
Apakah tagihan kartu kredit ikut dihitung?
Ya. Pilih “Aktif, ada tagihan” lalu isi nominalnya — kalkulator memasukkannya ke total cicilan.
Kalau penghasilanku tidak tetap (usaha/freelance)?
Pakai rata-rata 6–12 bulan terakhir yang konservatif — ambil angka bulan terlemah, bukan terbaik.
Apakah data yang saya isi disimpan?
Tidak. Semua perhitungan berjalan di browser-mu dan tidak dikirim ke server mana pun.
Gaji besar bolehkah cicilannya lebih dari 30%?
Persentase yang melindungimu, bukan nominal. Gaji besar dengan cicilan 50% sama rapuhnya terhadap PHK.